Seperti yang telah kita ketahui, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab kolesterol tinggi, misalnya dari beberapa jenis makanan. Tetapi tahukah kamu, ternyata tidak hanya makanan saja yang dapat membuat angka kolesterol normal kamu naik. Ketika pola makan dirasa sudah baik tapi gejala kolesterol tinggi masih tetap terasa, hal inilah yang perlu diwaspadai. Penyakit akibat kolesterol tinggi yang dapat mengintaimu, salah satunya adalah risiko terkena penyakit jantung. Kolesterol jahat yang tertumpuk pada dinding pembuluh darah dapat menyebabkan plak yang memperlambat serta menurunkan asupan yang mengalir ke jantung.

Mungkin sebagian dari kalian sudah menjaga pola makan dan gaya hidup dengan sedemikian rupa, namun kadar kolesterol dalam tubuh tetap saja tinggi. Terkadang juga masih merasakan gejala kolesterol tinggi. Jadi, apakah penyebab kolesterol tinggi selain makanan? Mari simak artikel berikut ini :

1. Faktor Usia dan Gender

Seiring dengan bertambahnya usia, kadar kolesterol dalam darah akan relatif naik. Hal ini dapat terjadi pada pada pria juga wanita. Sebelum memasuki masa menopause, wanita lebih cenderung memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah ketimbang dengan pria di usia yang sama. Hal ini disebabkan oleh hormon estrogen di dalam tubuh yang dapat melindungi serangan kolesterol jahat. Namun, ketika wanita mulai memasuki masa menopause, kadar LDL atau kolesterol jahat dalam darah cenderung meningkat.

2. Faktor Keturunan atau Genetis

Ternyata tingginya kadar kolesterol bisa disebabkan oleh faktor keturunan atau genetis. Apabila salah satu atau kedua orangtua dan atau saudara kandung kamu memiliki masalah dengan kadar kolesterol tinggi, ada kemungkinan kamu akan memiliki masalah yang sama.

Individu dengan masalah kolesterol karena faktor keturunan dapat memiliki kadar kolesterol yang sangat tinggi, bisa mencapai 300 mg/dL. Salah satu gejala kolesterol yang terlihat adalah dengan munculnya xanthoma atau penimbunan lemah yang membentuk tumor. Xanthoma ini biasa muncul atau ditemukan di tendon atau di bawah kelopak mata.

Hal ini dapat dicegah dengan diagnosis dini untuk mengurangi risiko penyakit yang lebih berbahaya. Individu dengan kolesterol tinggi karena faktor genetis ini memang jarang namun tidak ada salahnya bagi kamu untuk tetap hati-hati.

3. Stres

penyebab kolesterol tinggi selain dari makanan-stres

Stres dapat menjadi penyebab munculnya berbagai masalah kesehatan. Penelitian menyebutkan bahwa stres dapat menyebabkan naiknya kadar kolesterol dalam waktu singkat, terutama bila kamu adalah seorang laki-laki. Ketika sedang stres, tubuh akan mengeluarkan hormon adrenalin dan kortisol. Kedua hormon inilah yang menstimulasi hati untuk memproduksi dan mengeluarkan kolesterol. Hal ini disebabkan karena tubuh menyiapkan lebih banyak energi untuk menghadapi situasi pemicu stres yang sedang dialami. Jadi, usahakan untuk tetap tenang jika kamu dalam keadaan stres. Kamu bisa menenangkan diri dengan meditasi atau melakukan hal lain agar tubuh lebih relaks dalam menghadapi situasi pemicu stres.

4. Berat Badan

Kelebihan berat badan atau obesitas dapat menjadi sumber dari berbagai masalah kesehatan dan salah satu penyebab kolesterol tinggi. Obesitas dapat menambah kadar trigliserida (salah satu jenis lemak yang dibawa di dalam aliran darah) dan dan menurunkan kadar HDL (kolesterol baik). Orang yang obesitas juga memiliki risiko yang sangat tinggi terkena penyakit jantung. Jadi bila mungkin kamu mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, sangat dianjurkan untuk menurunkan berat badan sebelum terkena masalah kesehatan yang lebih berbahaya dan kadar kolesterol bisa kembali normal.

5. Diabetes

Bila kamu mengidap diabetes atau memiliki garis keturunan diabetes, usahakan untuk tetap menjaga kadar gula darah kamu agar selalu normal. Diabetes dan kolesterol memiliki kaitan di antara satu sama lain. Insulin berperan untuk mengubah glukosa dan lemak menjadi energi. Bagi orang yang mengidap diabetes tipe 1 atau 2, proses perubahan dari lemak dan glukosa untuk menjadi energi ini menjadi terhambat. Hal inilah yang menyebabkan naiknya kadar glukosa atau gula dan kolesterol dalam darah. Dan ini menjadi alasan mengapa diabetes sering sekali dikaitkan dengan penyebab kolesterol tinggi.

6. Kurang Melakukan Aktivitas Fisik

penyebab kolesterol tinggi selain dari makanan-malas-beraktivitas

Ternyata kurang melakukan aktivitas fisik atau berolahraga dapat meningkatkan risiko obesitas hingga dua kali lipat loh. Tidak hanya itu, kurang beraktivitas juga dapat menambah kadar LDL atau kolesterol jahat dalam darah dan menurunkan kadar HDL atau kolesterol baik. Selain menjadi penyebab kolesterol tinggi, kurang melakukan aktivitas fisik juga dapat menambah risiko terkena penyakit diabetes.

Sangat disarankan untuk olahraga paling tidak 30 menit per hari. Dengan berolahraga, kinerja sistem dalam tubuh kamu akan membaik, mengurangi stres, dan meningkatkan kadar HDL. Iringi dengan pola makan yang baik, agar kadar kolesterol kamu dapat terjaga. Apabila kamu tidak memiliki cukup waktu untuk pergi ke pusat kebugaran, usahakan untuk melakukan senam untuk penderita kolesterol seperti jalan pagi, jogging ringan, bersepeda, dan lainnya.

7. Merokok

Merokok dapat mengurangi kadar HDL atau kolesterol baik dalam darah. Tingginya kadar racun dari rokok dapat merusak pembuluh dan memudahkan kolesterol untuk menumpuk. Tumpukan kolesterol di pembuluh darah ini akan mengendap menjadi plak sehingga dapat menyumbat pembuluh darah.Tidak hanya itu, bagi Anda yang perokok pasif atau sering menghirup asap rokok, ini juga dapat menurunkan kadar HDL dalam darah. Penelitian menunjukkan bahwa HDL dapat naik kembali bila Anda berhenti merokok.

 

Nah, itu dia 7 hal penyebab kolesterol tinggi selain makanan yang perlu kamu waspadai. Dengan menjaga pola hidup sehat, asupan gizi yang seimbang,  dan rajin berolahraga, kamu dapat terhindar dari penyakit akibat kolesterol tinggi dan menjaga agar kadar kolesterol tetap normal. Bila gejala kolesterol tinggi mulai terasa, segeralah konsultasikan ke dokter agar kamu mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca juga :

Kategori: artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *